January 22, 2010 · Posted in puisi cinta  

…kata…

seberapa besarkah sebuah kata menjadi jaminan ?..keabsahan untuk apa yang dirasa ?..lantas bagaimana bila kukatakan cinta, namun ketika detik berlalu kutelah terperangah dengan pesona lain ?…

atau kukatakan rindu, sementara rasa kehilangan akanmu telah membunuh separoh hari – hariku ?…

atau kukatakan benci, sementara keinginanku akanmu begitu menggelora ?…

haruskah selalu terkatakan untuk sedikit kata yang ada, sementara rasa yang lebih kuat menjelma terlalu dalam untuk diungkapkan ?…

dan seberapa besar kata menjadi bukti akan janji – janji yang pernah terucap…

sadarkah kau…ketika kata bernama janji meluncur manis, lalu waktu mempermainkannya…semua bisa berubah menjadi luka…

Bookmark and Share
    
January 18, 2010 · Posted in puisi cinta  

….dan ketika saat itu tiba, aku hanya mampu tersenyum getir…percuma mengembalikan yang telah berlalu…janji, komitmen, hanyalah sebuah fatamorgana…

bukankah pernah dan sering kuucapkan, aku pasti akan terlupakan, tergantikan pada saat yang tepat bagimu…karena waktu tak akan pernah menunggu…dan hasrat tak akan pernah lagi sama…

maka ketika segala hasrat telah tunai terjalani, ketika keinginan berbagi telah terpuaskan bersama yang lain…saat itulah kutahu, kuhanya tinggal sebuah masa lalu…

Bookmark and Share
    
December 2, 2009 · Posted in puisi cinta  

penat…

jenuh…

hanya itu yang kini tengah setia menemani langkahku,

walau telah kucoba bertahan diantara sisa – sisa ambisiku,

walau telah kupaksakan menyemai cinta diantara sekian harap,

namun semuanya seperti telah menguap sia – sia…

dan jika kehadiranmu telah mampu menghapus muakku seketika,

nyatanya kini aku harus tetap berjalan meniti kesendirianku,

melangkah dalam gamangku,

menapaki setiap sudut kepalsuan…

masihkah ada secercah kesempatan untuk kehadiranmu ?

Bookmark and Share
    

Next Page »